Selasa, 23 Desember 2014

0

Kesedihan dalam Kesendirian

"Ada saatnya dalam hidupmu engkau ingin sendiri saja bersama angin menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata." (Bung Karno, 1993)



Bung Karno, kata-katamu di atas membuatku tersenyum dalam diam, mencoba menikmati kesendirian:) Malam ini begitu berbeda dengan malam-malam sebelumnya. Berbagai macam masalah sedang berkumpul dan berkerumun di otakku, complicated... Sejujurnya aku benci situasi seperti ini! Bukan permasalahan-permasalahan itu yang aku benci, tapi... 
Ini ibarat orang mual ketika mabuk darat, semakin berusaha menahan muntah semakin terasa mual dan begitu menyakitkan di badan, tapi ketika bisa memuntahkan semuanya dia akan merasa lega dan lebih baik, ya meskipun butuh beberapa waktu untuk mengembalikan badan jadi fresh lagi :)

Aku sedang "mual" sekarang, begitu sakit rasanya. tapi... sedang tidak ada tempat yang tempat untuk aku memuntahkannya. Memuntahkan? Iya memuntahkan segala unek-unekku. Mungkin hal ini biasa saja bagi orang "tertutup" tapi luar biasa untukku. Aku paling tidak bisa memendam sendiri permasalahan, kesedihan, kekecewaan, dan sebagainya... Aku tidak menuntut untuk ditenangkan, aku hanya ingin bercerita, itu saja. Dengan bercerita rasanya bebanku sedikit berkurang. 
Mas Surya, orang pertama tempat biasanya aku mencurahkan segalanya sedang tidak memungkinkan untuk aku ajak ngobrol. Dila, Ella, Evi? hmmm jangan lah... Sebenarnya aku bisa curhat ke Papa & Mama, mereka pun pasti bukan hanya sekedar mendengarkan ceritaku, tetapi juga pasti menenangkan dan memberi nasehat. Tapi aku gak mau mereka kepikiran denganku, udah cukup aku membuat mereka ikut sedih, apalagi aku merasa belum bisa berbakti sama sekali bahkan membanggakan. 
Bercerita kepada Allah memang yang terbaik :)

Ya Allah,
sejukkanlah hatiku
dari kesedihan dan kekecewaannya
dalam tidurku malam ini,
dan bangunkanlah aku esok pagi
sebagai jiwa yang lebih percaya diri,
berizki yang berkah,
yang mencintai dan dicintai dengan setia.
Yang menjadikan hidupku lebih baik,
lebih indah dan lebih membahagiakan.

(Muhamad Agus Syafii)

Jumat, 05 Desember 2014

1

Tebing Keraton ~ Surga Tersembunyi di Balik Hutan Raya Juanda







#latepost

Sudah pernah tau Tebing Keraton belum? Tempat Wisata di Bandung yang mulai ngehits beberapa bulan lalu karena social media. Lihat-lihat postingan di instagram eh jadi ngiler juga pengen ke sana tapi nunggu waktu yang pas. Mendatangi tempat indah seperti ini tentunya sayang banget kalo gak sama pacar tercinta kan. Kalau aku pribadi sih ngusahainkalo main ke tempat-tempat indah itu pertama kali sama pacar dan keluarga supaya feel "wow"nya itu ga terlupakan, karena kadang kalo datang lagi untuk kedua kali itu udah biasa aja feelnya. Jadi waktu itu memang sengaja nunggu mas Surya Hananta Aji Setyawan datang ke Bandung, karena saat itu dia masih dinas di Pekanbaru belum pindah ke Jakarta seperti sekarang. 

Keberuntungan datang padaku, dia ngabari kalau mau pulang ke Bandung tidak lama lagi. Asiiiiiik.... Dia udah aku tunjukin foto-fotonya dan suka. Mulai deh menyusun rencana untuk hari Sabtu (lupa tanggal berapa), ngumpulin personil, lihat rute perjalanan dll. Personil udah fix: bro Yahya, Adut, Bajong, Aku, dan mas Surya. Alhamdulillah Bajong seminggu lalunya udah pergi ke sana sama ceweknya, jadi udah apal rute perjalanannya. Untuk menentukan akan berangkat jam berapa, aku konsulrasi sama bro Adut sang fotografer hehe... Dia bilang Sabtu fajar besok itu bakal banyak bintang jatug, bulannya bakal penuh, dan banyak bintang-bintang. Karena gak mau melewatkan momen itu jadi dia menyarankan untuk berangkat jam 03.00 pagi dari tempat kumpul (Kos Yahya), perkiraan sampai sana jam 04.00 jadi pas. Oke semua personil setuju. Aku pun sejak jam 02.00 udah siap-siap, trus jam 03.00 tepat ditelpon Adut dan Bajong kalau dia udah sampai kos Yahya. Padahal aku pikir bakal molor sama seperti kalau mau jalan dengan Tate, Wakijo, Mbahdo haha... Ternyata on time banget, yaaa karena Adut dan Bajong seneng hunting foto-foto bagus jadi gak akan rela ketinggalan momen yang bagus, berangkat hunting subuh pun dijabanin. Aku langsung bangunin mas Surya dan Yahya, waktu itu mas Surya nginep kos Yahya. Setelah itu aku jalan kaki ke kos Yahya yang cuma seberang jalan doang sama kosku. Tidak lama kemudian kami berangkat naik mobil Yahya alias Adi Dangdut. 

Jalanan Bandung sepi bangeeeet.. Suka deh, andai aja kalau siang hari pun seperti ini. Kita menuju Hutan Raya Juanda. Setelah naik ke Dago atas, kita lewat permukiman warga gitu bukan jalan raya lagi. Sempat juga lewat jalan sempit aspalnya rusak banget dan kiri kanan kita itu jurang tidak ada penerangan sama sekali, jadi kerasa banget horrornya. Yang awalnya jendela mobil sengaja dibuka karena kita mau ngerasain udara sejuk bandung, jadi pada ditutup karena kita pada cerita-cerita horror dan bayangin tiba-tiba ada yang muncul ngagetin bahkan narik dari jendela hahaha. Untung aja waktu itu naik mobil, gak kebayang deh kalau naik motor gimana seremnya, apalagi jalannya terhitung jelek dan melewati beberapa tanjakan terjal.  

Akhirnya sampai juga di Tebing Keraton, kemudian parkir mobil. Ketika buka pintu mobil kerasa banget dinginnya sampai pada kebelet pipis. Tempat parkir mobil waktu itu ada di halaman warga gitu, mas Surya pun mau pipis harus jalan ke belakang rumah warga. Kami disamperin seorang Bapak petugas jaga Tebing Keraton, orangnya ramah dan mengarahkan kami ke loket tiket. Waktu itu pengunjung masih sepi karena masih gelap gulita juga kan hehe...

Setelah beli tiket kami jalan menuju spot terbaik Tebing Keraton. Aku saranin bagi yang mau kesana pakailah footwear yang aman ya, karena medan yang kita lalui itu berupa tanah yang licin banget, permukaannya tidak beraturan dan kanan kiri kita itu jurang. Waktu itu kita lupa bawa senter, jadi cuma pakai penerangan dari handphone. Tidak jarang juga terpeleset, sumpah licin banget tanahnya. naaah akhirnya sampai juga di spot terbaik Tebing Keraton.

Satu kata yang aku ucap waktu itu "WOW"! Kami dihadapkan dengan pemandangan kota Bandung yang indah dengan kerlap kerlip lampu. Memandang ke langit ternyata benar banget kata Adut, bulannya bagus, bintangnya banyeeeek bangeeet, bintang jatuh pun sering terlihat loh, dan tentunya udara sejuk Bandung kerasa banget so lovely... Mulai deh Adut sang fotografer menyiapkan peralatan perangnya, Kamera, tripod, flash, lensa dll, kemudian testing. Oh iya spot Tebing Keraton ini tidak luas ya, lebih tepatnya kita berada di atas tebing yang bawahnya langsung jurang jadi kalau terjatuh ya wassalam. Pengamanan pun masih minim, cuma pager bambu yang ringkih, jadi hati-hati ya guys... Untungnya waktu itu masih sepi banget jadi kami masih leluasa. 

Uhuy sang fotografer sudah menemukan spot bagus untuk foto, sikaaaaat! Rebutan foto haha


kanan jurang, background pemandangan kota Bandung dan bintang bertaburan
Mas Surya tiba-tiba menggendongku, serem!!! naik di atas batu besar dan sebelah kanan kita itu jurang
Dapet momen bintang jatuh!!! Lihat garis putih di langit itu

Bro Yahya, Nabara, Bro Bajong, Bro Adut yang gondrong


Surya Hananta Aji Setyawan @ tepi jurang (pemandangan Hutan Raya Juanda)
hati-hati ya yang mau berpose di sini, kalau terpeleset innalilahi
itu bro Bajong lagi berpose di belakang kami

tanahnya seperti ini loh, keras dan licin. banyak yang terpeleset

udah panas

06.00 WIB mulai ramai, saatnya pulang karena sudah tidak bisa bergerak dengan leluasa di tempat yang tidak luas ini.
Bisa dilihat sekeliling kita jurang 

Menyenangkan mengunjungi tempat ini bersama pacar serta teman-teman yang asik dan timing yang tepat. Bandung memang tidak ada matinya :)
Kalau kalian ingin mengunjungi tempat ini juga, berikut ini aku rangkum beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan kendaraan kalian dalam kondisi yang fit, jangan sampai tidak kuat nanjak ya guys
  2. Sebaiknya usahakan sampai sini pagi-pagi agar belum begitu ramai jadi kalian masih bisa leluasa untuk berfoto-foto dan menikmati pemandangan, bisa melihat sunrise yang indah, dan kalau sudah mulai siang kabut-kabut yang menyelimuti Hutan Raya Juanda sudah mulai menghilang jadi pemandangannya tidak seindah kalau ada kabut lagi.
  3. Kalau tidak tahan udara dingin pakailah jaket, udara di sini lumayan dingin
  4. Pakai sepatu yang nyaman dan aman ya, bisa dilihat di foto seperti apa kondisi tanahnya. Banyak sekali yang terpeleset di sini. 
  5. Tolong JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN! Hal ini sepele tapi fatal akibatnya :( Please jangan merusak pemandangan indah tempat ini dengan sampah-sampah berserakan! 
Sekian dulu ya berbagi pengalamannya... Sudah ada banyak list tepat-tempat oke di Bandung yang pengen dikunjungi, tapi untuk saat ini aku harus fokus menyelesaikan tugas akhir dulu :)
Tunggu ceritakku selanjutnya ya :)












1

Medium Hair Cuts for Women









 Pilih yang mana?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ceritanya sejak kemarin aku gak bisa tidur nyenyak, ya gimana bisa tidur nyenyak kalau rambut rontok makin menjadi-jadi :( Secara buatku rambut itu penting banget, rambut oke ya penampilan jadi oke, tapi kalo lagi bad hair day mau pakai baju se-kece apapun juga bakal jelek jadinya.

Gejala rambut rontokku sebenernya sudah berlangsung cukup lama sih... Dulunya rambutku tergolong sehat, lurus panjang tanpa harus dismoothing sampai banyak temen-temen yang iri (secara jaman SMP dan SMA dulu lagi hits banget yang namanya rebonding dan smoothing). Problematika rambutku berawal ketika awal kuliah (2009), saat itu hobby aku hobby banget gonta-ganti warna rambut dari warna dark brown sampai blonde. Ya waktu itu aku lagi single sih jadi bebas ga ada yang protes, papa mama juga gak pernah masalahin soal aku gonta-ganti warna rambut asal yang penting jangan salah pergaulan aja, cici-cici dan sepupu2 aku juga banyak yang gonta-ganti warna rambut sih soalnya, di keluarga kami itu hal yang wajar-wajar aja. Tapi semua tinggal kenangan, gak akan bisa warnai rambut lagi karena sejak awal pacaran sama mas surya aku udah dapat ultimatum keras untuk tidak boleh warnai rambut lagi. Baik sih tujuannya, secara keluarganya santri-santri gitu apalagi orang "daerah" bukan orang metropolitan, ini bukan hal wajar bagi mereka.

2009

Kembali lagi ke masalah rambut, setelah bertahun-tahun sering ganti warna rambut mulai deh muncul masalah. Rambutku kering, dan mulai rontok padahal rajin keramas, pakai contioner, dan masker. Hal itu membuatku stress!!! Akhirnya mas surya mengantarku ke Anata, salon langganan. Rambutku yang panjangnya se-pinggang dibabat habis sampai di atas bahu T_T Problem solved. Semua rambut yang terkontaminasi zat kimia sudah hilang tergantikan dengan rambut alamiku. dan kini rambutku sudah panjang lagi. Tapi... sejak kuliah tingkat akhir kenapa rontoknya menjadi-jadi ya? bahkan dulu ketika masih "berwarna" pun tidak rontok malahan. Keramas pun rajin maksimal 2 hari, pakai hair tonic dan sebagainya juga. Pernah juga waktu itu pakai shampoo seharga 400 ribu tapi gak ngaruh. Lalu kenapa? Apa karena stress??? Memang sih pikiran itu penting banget, Pikiran stress pun badan bisa tumbang seperti yang sering kualami akhir-akhir ini. 

Kemarin karena gak bisa tidur aku browsing cari review perawatan rambut untuk rambut rontok. Nemu produk namanya Furatasse. Testimoni-testimoninya sih bagus, tertarik sih... Tapi lihat harganya jadi agak ragu buat beli sekarang karena beberapa bulan ini lagi banyak banget pengeluaran buat ke dokter dll.

Harga produk Furatasse ( bisa berbeda untuk setiap penjual )

Shampoo 500 ml = 300 ribu
Tonic 250 ml = 400 ribu
Serum 120 ml = 145 ribu
Snail Mask 500 ml = 440 ribu 

Akhirnya untuk meyakinkan hati, seperti biasa aku konsultasi ke mas Surya. Kata dia "kamu fokus lulus dulu ya sayang, setelah itu kita tes MRI". Dia ngebet banget buat ngajakin tes MRI memang, takut aku kenapa-kenapa karena sering sakit aneh-aneh sekarang. Mungkin ada yang berpikiran lebay sih ya, tapi aku sangat paham dia begitu karena takut kehilangan aku :)

Jadi, mungkin lebih baik untuk sekarang ini aku potong rambut aja dulu supaya akar rambutku tidak terlalu keberatan, pakai hair tonic, dan sering maskeran. Tapi lagi-lagi aku dihadapkan dengan kebingungan... Bingung harus potong rambut model gimana hahaha... karena kalau salah potong rambut juga malah bikin makin stress wkwkwwkk dasar cewek rempong